Education Attaché – The Embassy of the Republic of Indonesia, Singapore – Atase Pendidikan KBRI Singapura
Latest News
19 October 2018- Tasasek: The Courage to Choose
Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di National University of Singapore (PINUS)...
Closing Ceremony Train the Trainers Program KEMRISTEKDIKTI
Tanggal 5 Oktober 2018, Atdikbud KBRI Singapura menghadiri Closing...
Kunjungan SMP/SMA Al Biruni Bandung dan Universitas Islam Negeri
Tanggal 4 Oktober 2018, Atdikbud menerima kunjungan dua institusi...
Pertemuan dengan Dubes dan PPIS
 Tanggal 1 Oktober 2018, setelah melaksanakan studi komperatif di...
Studi Komperatif ke Nanyang Polytechnic International
Tanggal 1 Oktober 2018, saat melaksanakan studi komperatif di...
Studi Komperatif ke Institute of Technical Education
Saat ini Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KEMRISTEKDIKTI)...
S. Rajaratnam Endowment Youth Model ASEAN Conference
Tanggal 27 September, Atdikbud KBRI Singapura menghadiri undangan Closing...
Kuliah Umum Dies Natalis ke-34 Universitas Terbuka
Dalam rangka Dien Natalis Ke-34 Universitas Terbuka (UT), Tanggal...
Kunjungan SMA Taruna Nusantara
Tanggal 24 September 2018, Atdikbud KBRI Singapura menerima kunjungan...
Kunjungan Kepala Sekolah dan Guru SMK
Tanggal 20 September 2018, Atdikbud bersama Korfung Pensosbud KBRI...

July 23rd, 2018
Simposium PPI Dunia ke-10

image

Tanggal 23 Juli 2018, Atdikbud KBRI Singapura menghadiri Simposium Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia atau Overseas Indonesian Student Association Alliance (OISAA) di Moskow, Rusia.

Atdkibud KBRI Singapura selain menjadi tamu undangan juga menjadi keynote speaker (pembicara) dalam simposium tersebut dengan memberikan kuliah umum dengan tema “Peluang dan Tantangan Kerjasama Internasional bidang Pendidikan dan Kebudayaan Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Menuju Indonesia Emas”.

Simposium yang dibuka oleh Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Bapak Mohamad Wahid Supriyadi, dihadiri oleh perwakilan-perwakilan PPI dari 36 negara dengan jumlah peserta sebanyak 170 orang termasuk Singapura yang diwakili oleh Sekjen PPI Singapura, Sdr. Imam Fauzan Uskara.

Selain Atdikbud KBRI Singapura, turut menjadi keynote speaker, Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D (KAPOLRI), Bpk. Mahyudin, ST, MM (Wakil Ketua MPR_RI), Bpk. Dino Patti Djalal (Ketua Diaspora Indonesia), Dito Ariotedjo (Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia), Prof. Dr. Didik Junaedi Rachbini (Akademisi, Pengajar dan Ekonom), Bpk. Miftah Sabri Sutan Mangkudun (CEO Selasar), Bpk. Bahlil Lahadalia (Ketua HIPMI), Dra.Jeleswari Pramodhawardani,M.Si. (Deputi V kantor staf Presiden Republik Indonesia), Dr. Hj. Lili Nurlaili, M.Ed. (Atdikbud KBRI Manila), Dr. Nyityasmono Tri Nugroho SpB (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), Dr. Sudung Nainggolan, MHSc.( Dosen Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia), Dr. Ir. Imam Haryono (Staf Ahli Bidang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kementrian Perindustrian Republik Indonesia), dan Dra. Esthy Reko Astuty, M.Si. (Staf Ahli Bidang Multi Kultural Kementrian Pariwisata Republik Indonesia)

Mengambil tema, “Kontribusi Pemuda Dalam Pembangunan Indonesia Emas 2045”, Simposium PPI Dunia ke-10 tahun 2018 diharapkan dapat memberikan dampak positif serta menularkan kepada pemuda Indonesia lainnya dalam menghadapi Indonesia Emas 2045 dimana pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70%-nya dalam usia produktif (15-64 tahun), sedangkan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun) pada periode tahun 2020-2045. Tentu saja hal tersebut harus diimbangi dengan pemuda Indonesia yang memiliki kecerdasan yang komprehensif, yakni produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosialnya, sehat, menyehatkan dalam interaksi alamnya, dan berperadaban unggul.

Sukses untuk Simposium PPI Dunia ke-10!