Education Attaché – The Embassy of the Republic of Indonesia, Singapore – Atase Pendidikan KBRI Singapura
Latest News
19 October 2018- Tasasek: The Courage to Choose
Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di National University of Singapore (PINUS)...
Closing Ceremony Train the Trainers Program KEMRISTEKDIKTI
Tanggal 5 Oktober 2018, Atdikbud KBRI Singapura menghadiri Closing...
Kunjungan SMP/SMA Al Biruni Bandung dan Universitas Islam Negeri
Tanggal 4 Oktober 2018, Atdikbud menerima kunjungan dua institusi...
Pertemuan dengan Dubes dan PPIS
 Tanggal 1 Oktober 2018, setelah melaksanakan studi komperatif di...
Studi Komperatif ke Nanyang Polytechnic International
Tanggal 1 Oktober 2018, saat melaksanakan studi komperatif di...
Studi Komperatif ke Institute of Technical Education
Saat ini Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KEMRISTEKDIKTI)...
S. Rajaratnam Endowment Youth Model ASEAN Conference
Tanggal 27 September, Atdikbud KBRI Singapura menghadiri undangan Closing...
Kuliah Umum Dies Natalis ke-34 Universitas Terbuka
Dalam rangka Dien Natalis Ke-34 Universitas Terbuka (UT), Tanggal...
Kunjungan SMA Taruna Nusantara
Tanggal 24 September 2018, Atdikbud KBRI Singapura menerima kunjungan...
Kunjungan Kepala Sekolah dan Guru SMK
Tanggal 20 September 2018, Atdikbud bersama Korfung Pensosbud KBRI...

July 7th, 2018
UKBIPA 2018

image

Tanggal 7 Juli 2018, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura bekerjasama dengan salah satu lembaga kursus Bahasa Indonesia di Singapura, Learn Indonesian Asian (LIA) melaksanakan Tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) di KBRI Singapura. Ujian yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) mengirimkan tim penguji dari Jakarta, Bpk. Muhammad Sanjaya dan Ibu Neswita dari Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Tes yang dibagi dalam lima seksi termasuk membaca, menulis, mendengar dan berbicara diikuti oleh warga negara Singapura dan beberapa warga negara asing lainnya berjalan dengan lancar dan sukses.

Pemerintah saat ini sedang berupaya menjadikan Bahasa Indonesia sebagai “Lingua Franca” ASEAN/MEA, dimana salah satu bentuk upaya yang dilakukan adalah dengan menugaskan Atdikbud untuk mempromosikan Bahasa Indonesia kepada warga negara asing dimana Atdikbud tersebut ditugaskan.